KH. Chaerudin Baharudin: Kematian Merupakan Tahapan Kehidupan yang Pasti Dilewati
muigorontalokab.or.id - KH. Chaerudin Baharudin memberikan tausiah pada hari ke-3 (tiga) atas meninggal_Nya Alm. Syahril Henga, tausiah ini membahas tentang "Makna kematian sebagai bagian dari tahapan kehidupan manusia". Kegiatan tersebut digelar di Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Senin (2/03/2026), dan dihadiri oleh para jamaah yang hadir dari berbagai kalangan masyarakat.
Dalam ceramahnya, beliau menegaskan bahwa kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pintu menuju fase kehidupan berikutnya. Menurutnya, setiap manusia pasti akan melalui tahapan tersebut sebagaimana telah ditetapkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, kematian hendaknya dijadikan sebagai pengingat untuk senantiasa memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Ia juga mengajak para jamaah untuk tidak berlebihan dalam meratapi kematian, namun menjadikannya sebagai momentum introspeksi. “Kematian adalah nasihat terbaik bagi orang yang masih hidup,” ujarnya di hadapan para hadirin yang menyimak dengan khidmat. Suasana berlangsung penuh kekhusyukan, terlebih saat beliau membacakan sejumlah ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan kehidupan dan kematian.
Pada hari ke-3 (tiga) tausiah ini, pembahasan difokuskan pada pentingnya mempersiapkan bekal sebelum ajal menjemput. Ia menekankan bahwa harta, jabatan, dan kedudukan tidak akan dibawa ke alam kubur, kecuali amal saleh dan doa anak yang saleh. Pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh seluruh masyarakat yang hadir.
Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir mengapresiasi kegiatan keagamaan tersebut. Mereka menilai tausiah yang disampaikan mampu memberikan ketenangan batin serta memperkuat keimanan warga. Selain itu, kegiatan ini juga dinilai mempererat tali silaturahmi antarwarga di lingkungan setempat.